PostHeaderIcon Respon Emosional karena Musik

 

Banyak dari kita suka sekali mendengarkan musik. Bahkan ada yang tidak lepas dari musik saat mengerjakan sesuatu. Musik memang memiliki kemampuan untuk membangkitkan respons emosional yang kuat bagi para pendengarnya. Kenapa kita dapat tergerak untuk dance ketika mendengarkan musik? Bagaimana musik membangkitkan emosi kita? Ini dia penjelasan respons emosional kita terhadap musik menurut Prof. Shahram Heshmat Ph.D dari University of Illinois, Amerika Serikat.
 
1. Nostalgia
Mendengarkan musik yang sering kita putar dalam hidupmu akan memunculkan nostalgia yang sifatnya emosional. Perasaan tersebut bukan berasal dari musik yang sedang
kita putar, tapi dari ingatan yang mengacu pada suatu peristiwa tertentu.

Kita tentunya pernah mendengar lagu yang
kita dengar beberapa tahun lalu dan kita dengarkan kembali di masa sekarang. Lagu itu kemudian mengingatkan pada seseorang atau pada kenangan tentang orang tersebut.
 
2. Menyesuaikan Gerakan dengan Musik
Sebagai manusia, kita memiliki kecenderungan untuk mengikuti gerakan tubuh kita seiring dengan alunan musik. Gerakan tersebut diperkuat oleh irama. Irama yang kamu rasakan terhubung ke sistem pendengaran yang memiliki koneksi ke sistem motorik di otak.

Koneksi ini menjelaskan mengapa musik membuat kita ingin menari dan merasakan kecenderungan untuk mengikuti iringan musik. Musik yang keras dan cepat akan membangkitkan rasa semangat. Sebaliknya, musik santai dan pelan dapat mengurangi perasaan cemas.
 
3. Musik Sebagai Bahasa Emosi
Musik merupakan bahasa emosi yang mewakili bermacam-macam perasaan. Jika
kita kesulitan mengungkapkan perasaan lewat kata-kata, mengekspresikan emosi melalui musik akan terasa lebih mudah. Musik memiliki kemampuan untuk meniru emosi.

Pola-pola yang ada di dalam musik mencerminkan kehidupan emosional kita, seperti pendahuluan, klimaks, dan penutupan.
Kita tentu pernah mendengar musik bertempo lambat yang sering kali dikaitkan dengan kesedihan. Hal tersebut merupakan luapan emosi milik individu yang sedang bersedih.
 
4. Menularkan Emosi
Ketika melihat suatu emosi, terkadang emosi tersebut akan memiliki pengaruh terhadap
kita. Contohnya, kita akan secara otomatis menampilkan wajah cemberut ketika melihat ekspresi wajah orang yang ketakutan dan kesedihan.
 
Aspek-aspek visual dari pertunjukan musik sangat mempengaruhi pengalaman kita tentang musik. Menonton dan mendengarkan termasuk ke dalam pengalaman musik. Ekspresi wajah ketika bermusik sangat penting untuk mengkomunikasikan makna emosional musik agar sampai ke hati penonton. Ketika kamu mendengar pertunjukan cello yang menyedihkan, maka kamu juga akan merasa sedih akibat permainan tersebut (Gadis.co.id).

 


 

PostHeaderIcon Temukan Kami di Facebook

Find us on Facebook
Visitors Counter
404197
Hari IniHari Ini1038
KemarinKemarin1077
Minggu IniMinggu Ini7111
Bulan IniBulan Ini21598
Setiap HariSetiap Hari404197
Browse this website in: