PostHeaderIcon Agar Perut Tidak Buncit

sumber foto: foxchase.org

 

 

Beberapa di anatara Kita mungkin sedang merasa tidak nyaman dengan perut buncit. Tentu ini mengganggu penampilan dan tingkat percaya diri. Kalau selama ini beragam usaha sudah kita lakukan demi mengecilkan perut, tapi tidak kunjung rata, ternyata ada hal lain yang mungkin luput dari perhatian kita.

Apa saja sih, yang membuat perut masih buncit?

1. Makan terlalu banyak sebelum olahraga

Camilan yang ideal sebelum olahraga harus mencakup sedikit lemak, karbohidrat kompleks, atau protein yang sehat. Selain itu, pastikan juga tidak makan terlalu lama sebelum mulai olahraga, tetapi motivasi diri untuk makan-makanan sehat sepanjang hari untuk mendapat energi optimal.


2. Salah pilih olahraga

Pastinya kita butuh olahraga untuk meratakan perut yang uncit. Fokus latih semua area tubuh di mana ada penumpukan lemak, bukan hanya perut. Jika kita hanya fokus pada perut atau kurang variasi dalam latihan, bahkan jarang melakukannya, hasilnya juga bakal sulit tercapai.



3. Konsumsi makanan olahaan terlalu banyak

Makanan olahan bisa menignkatkan peradangan dalam tubuh. Yuk, coba untuk konsumsi makanan kaya antioksidan, seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian yang mencegah timbulnya lemak perut. Selain itu, pilih juga makanan yang cukup protein tanpa lemak, seperti ayam segar, daging sapi segar tanpa lemak, ikan, dan susu rendak lemak. Asupan gula juga bisa timbunan lemak ya, jadi hati-hati.

4. Stres

Ternyata stres memicu tubuh memproduksi hormon kortisol yang bisa bikin tubuh menyimpan lemak di bagian tengah tubuh. Pengaruh stres memang besar terhadap kenaikan berat badan, sehingga menyebabkan penumpukan lemak di perut. Tidak hanya itu, tapi sebagian orang, saat mengalami stres nafsu makan akan meningkat, terutama makan-makanan yang manis.

5. Kurang tidur

Kurang tidur juga berimbas pada meningkatkan kenaikan berat badan, yang akhirnya berpengaruh pada timbunan lemak perut. Saat kurang tidur, tubuh tidak bisa melepas hormon kortisol dan mengobati rasa lelah, dan menganggu tingkat hormon leptin yang membingungkan tubuh. Akibatnya, sinyal tubuh jadi kacau dan hormon leptin bakal simpan kalori yang lebih para perut.

Hormon leptin sendiri berfungsi untuk mengontrol rasa lapar dan perasaan kenyang. Hormon ini hanya akan diproduksi selama kita tidur dengan kualitas yang baik serta waktu yang cukup (sumber: Hai).


Terakhir Diupdate (Senin, 09 April 2018 04:35)

 

PostHeaderIcon Temukan Kami di Facebook

Find us on Facebook
Visitors Counter
346235
Hari IniHari Ini242
KemarinKemarin240
Minggu IniMinggu Ini1302
Bulan IniBulan Ini3281
Setiap HariSetiap Hari346235
Browse this website in: